Minggu, 17 Juli 2016

Mengidentifikasi Perbedaan karakteristik dua novel


Novel merupakan cerita yang mengisahkan konflik pelaku sehingga terjadi perubahan nasib tokoh . Sebuah novel dibangun atas unsur intrinsik  dan ekstinsik .Unsur intrinsik novel sama dengan unsur intrinsik cerpen . Perbedaaanya adalah alur dalam novel lebih kompleks daripaada cerpen .

Sebuah novel mengandung pelajaran-pelajaran hidup . Selain itu , banyak hal menarik yang bisa diperoleh dari sebuah novel . Hal –hal menarik tersebut menjadikan pembacanya terhibur maupun merasakan suatu kesenangan  . Salah satu hal menarik dari sebuah novel adalah watak tokohnya . Watak merupakan sifat yang dimiliki tokoh . Watak dapat diketahui dengan melihat perilaku , perkataan , atau pernyataan tokoh lain .

--------

Popular Novel Indonesia Books
(showing 1-50 of 1,480)
Perahu KertasPerahu Kertas (Paperback)
by (shelved 28 times as novel-indonesia)
avg rating 3.93 — 21,248 ratings — published 2004
5 cm5 cm (Paperback)
by (shelved 21 times as novel-indonesia)
avg rating 3.83 — 18,771 ratings — published 2005
Negeri 5 Menara (Negeri 5 Menara, #1)Negeri 5 Menara (Negeri 5 Menara, #1)
by (shelved 20 times as novel-indonesia)
avg rating 4.02 — 15,491 ratings — published 2009
Supernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang JatuhSupernova: Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh (Paperback)
by (shelved 17 times as novel-indonesia)
avg rating 3.81 — 17,463 ratings — published 2001
Supernova: AkarSupernova: Akar (Paperback)
by (shelved 15 times as novel-indonesia)
avg rating 3.75 — 11,063 ratings — published 2002
Hafalan Shalat DelisaHafalan Shalat Delisa (Paperback)
by (shelved 15 times as novel-indonesia)
avg rating 4.19 — 12,002 ratings — published 2005
Spring in LondonSpring in London (Paperback)
by (shelved 14 times as novel-indonesia)
avg rating 3.94 — 10,089 ratings — published 2010
SamanSaman (Paperback)
by (shelved 13 times as novel-indonesia)
avg rating 3.57 — 6,998 ratings — published 1998
Summer in SeoulSummer in Seoul (Paperback)
by (shelved 12 times as novel-indonesia)
avg rating 3.90 — 11,738 ratings — published 2006
Winter in TokyoWinter in Tokyo (Paperback)
by (shelved 12 times as novel-indonesia)
avg rating 4.07 — 12,577 ratings — published 2008
Padang BulanPadang Bulan (Paperback)
by (shelved 11 times as novel-indonesia)
avg rating 3.78 — 6,225 ratings — published 2010
Negeri Para BedebahNegeri Para Bedebah (Paperback)
by (shelved 11 times as novel-indonesia)
avg rating 4.25 — 9,164 ratings — published 2012
Supernova: PetirSupernova: Petir (Paperback)
by (shelved 11 times as novel-indonesia)
avg rating 3.83 — 9,454 ratings — published 2004
Autumn in ParisAutumn in Paris (Paperback)
by (shelved 11 times as novel-indonesia)
avg rating 4.07 — 13,700 ratings — published 2007
Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci AnginDaun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin (Paperback)
by (shelved 10 times as novel-indonesia)
avg rating 3.94 — 24,333 ratings — published 2010
Test PackTest Pack (Paperback)
by (shelved 10 times as novel-indonesia)
avg rating 3.57 — 3,042 ratings — published 2005
PintuPintu (Paperback)
by (shelved 10 times as novel-indonesia)
avg rating 3.14 — 1,705 ratings — published 2002
Bidadari Bidadari SurgaBidadari Bidadari Surga (Paperback)
by (shelved 9 times as novel-indonesia)
avg rating 4.26 — 10,330 ratings — published 2008
FairishFairish (Paperback)
by (shelved 9 times as novel-indonesia)
avg rating 3.65 — 7,957 ratings — published 2004
Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona! Travelers' Tale, Belok Kanan: Barcelona! (Paperback)
by (shelved 9 times as novel-indonesia)
avg rating 3.71 — 4,826 ratings — published 2007
Bilangan FuBilangan Fu (Paperback)
by (shelved 9 times as novel-indonesia)
avg rating 3.80 — 3,724 ratings — published 2008
PartikelPartikel (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 4.08 — 7,394 ratings — published 2012
Ai: Cinta Tak Pernah Lelah MenantiAi: Cinta Tak Pernah Lelah Menanti (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 3.88 — 2,173 ratings — published 2009
Dan Hujan Pun BerhentiDan Hujan Pun Berhenti (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 3.64 — 3,427 ratings — published 2007
Jomblo: Sebuah Komedi CintaJomblo: Sebuah Komedi Cinta (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 3.50 — 6,591 ratings — published 2003
BiRUBiRU (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 3.27 — 1,918 ratings — published 2004
Jendela-JendelaJendela-Jendela (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 3.15 — 2,158 ratings — published 2001
LarungLarung (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 3.37 — 3,661 ratings — published 2001
CintapuccinoCintapuccino (Paperback)
by (shelved 8 times as novel-indonesia)
avg rating 3.22 — 3,800 ratings — published 2004
Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)Ranah 3 Warna (Negeri 5 Menara, #2)
by (shelved 7 times as novel-indonesia)
avg rating 4.08 — 9,031 ratings — published 2011
Pillow TalkPillow Talk (Paperback)
by (shelved 7 times as novel-indonesia)
avg rating 3.45 — 3,154 ratings — published 2010
avg rating 3.90 — 6,562 ratings — published 2010






https://www.goodreads.com/shelf/show/novel-indonesia

 Triyanto , Rumiyanti . 2015 . Prediksi Ujian Nasional . Jakarta : Graha Pustaka

Mengidentifikasi Unsur Instrinsik Puisi


Puisi adalah bentuk karya sasatra imajinatif yang berisi ungkapan pikiran dan perasaan penyair berdasarkan pengalaman jiwanya yang memuat pesan dengan tafsiran arti yang relative luas karena kadang dibuat dalam bahasa yang tidak lugas.



Sebagai suatu karya sastra , puisi disususn atas dua unsure , yaitu unsure bentuk dan unsure isi

1.Unsur bentuk
Bentuk puisi disusun oleh unsure unsure berikut :
a.    Pilihan kata atau diksi
b.    Rima , yaitu persamaan bunyi dan irama yang berkaitan dengan pengulangan bunyi frasa atau kalimat
c.    unsure majas atau gaya bahasa
d.    pertautan antarbaris dan antarbait
e.    unsure wujud , yaitu unsure puisi dibentuk dari susunan kata , baris dan bait hingga membentuk puisi

2.Unsur Isi
Isi puisi dibangun oleh unsure unsure berikut
a.    Tema , merupakan hal pokok yang hendak disampaikan penyair
b.    Perasaan , berkaitan dengan hal yang diungkpkan penyair
c.    Nada dan suasana . Nada berkaitan dengan sikap penyair terhadap pembaca , sedangkan suasa berkaitan dengan pengungkapan sikap penyair

d.    Amanat , yaitu pesan yang hendak disampaikan penyair .


 Triyanto , Rumiyanti . 2015 . Prediksi Ujian Nasional . Jakarta : Graha Pustaka

Identifikasi Isi dan Bagian Suatu Teks


Suatu teks terdiri atas beberapa paragraph . Paragraf adalah rangkaian kalimat yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan pokok pembahasan atau satu gagasan  pokok . Dengan demikian , paragraph umumnya terdiri atas sejumlah kalimat yang saling bertalian untuk mengungkapkan sebuah gagasan terterntu . Suatu paragraph tidak boleh mengandung dua topic atau lebih topic . Topik dituangkan ke dalam suatu kalimat yang disebut kalimat utama atau kalimat topic .

Berdasarkan kalimat utamanya , terdapat empat jenis paragraph, diantaranya :


1.     Paragraf deduktif
Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topic , kemudian diikuti dngan kalimat-kalimat penjelas yang berfungsi menjelaskan kalimat topic tersebut.
2.    Paragraf indukutif
Parafraf yang dimulai dengan mengemukakan penjelasan-penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat topic
3.    Paragraf campuran
Paragraf yang dimulai dengan mengemukakan persoalan pokok atau kalimat topic dan diakhiri dengan kalimat topic . Kalimat topic yang ada pada akhir paragraph merupakan penegasan dari awal paragraph.
4.    Paragraf naratif
Paragraf yang pikiran utamnya tidak dinyatakan secara jelas dalam paragraph itu .  Jadi , pikiran utamanya tersebar diseluruh kalimat yang membangun paragraph tersebut .

Adapun berdasarkan fungsinya , paragraph dibedakan sebagai berikut :
1.     Paragraf pembuka , berperan sebagai pengantar untuk sampai pada masalah yang akan diuraikan . Paragraf pembuka harus dapat menarik minat pembaca serta sanggup menyiapkan pikiran pembaca pada masalah yang akan diuraikan.
2.    Paragraf Penghubung , menguraikan suatu masalah atau berisi inti persolana yang akan dikemukakan.

3.    Paragraf penutup , berisi kesimpulan dari paragraph penghubung atau penegasan kembali mengenai hal-hal yang dianggap penting dalam paragraph penghubung .

 Triyanto , Rumiyanti . 2015 . Prediksi Ujian Nasional . Jakarta : Graha Pustaka

Minggu, 05 Juni 2016

CONTOH PROPOSAL PENELITIAN ILMIAH

CONTOH PROPOSAL PENELITIAN ILMIAH
A. JUDUL PENELITIAN
Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer  Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri.

B. PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Permasalahaan yang dihadapi ekonomi dunia dewasa ini semakin pelik. Melambatnya pertumbuhan ekonomi global sebagai dampak peningkatan harga komonitas dunia terutama harga minyak dan  pangan, diperparah lagi dengan krisis keuangan hebat yang melanda Amerika Serikat yang mengakibatkan luluhnya industri keuangan global. Krisis ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan inflasi dibeberapa negara, yang akan diikuti oleh kenaikan suku bunga, dan gejolak nilai tukar. Mengingat sistem keuangan suatu negara tidak dapat berdiri sendiri, melainkan saling terkait dan terintegrasi dengan sistem keuangan dinegara lain secara global, maka guncangan dunia keuangan global ini akan menjadi batu ujian pada kekuatan perekonomian nasional kedepan. Hal ini mendorong penulis untuk meneliti fenomena tersebut melalui tesis yang bertitel: “Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri”.



Literatur empiris yang menguji dampak inflasi terhadap pertumbuhan dan kualitas kredit perbankan domestik pernah dilakukan oleh Bank Indonesia (2008). Hasil pengujian menunjukan bahwa inflasi secara signifikan mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas kredit (NPL). Namun, pengaruh inflasi tersebut bersifat tidak langsung karena ditansmisikan melalui pertumbuhan ekonomi dengan proxy Industrial Production Index (IPI). Selanjutnya dengan memasukkan perkiraan angka IPI, BI rate, nilai tukar dan oil price ke depan, hasil simulasi memperlihatkan bahwa setiap kenaikan inflasi sebesar 1% akan menurunkan pertumbuhan kredit sekitar 0,12% dan meningkatkan NPL sekitar 0,02%. Sementara itu, Perry Warjiyo (2006) dalam papernya  Stabilitas Sistem Perbankan Dan Kebijakan Moneter: Keterkaitan Dan Perkembangannya Di Indonesia, menyatakan bahwa eratnya keterkaitan antara kondisi kesehatan dan stabilitas perbankan dengan kebijakan moneter melalui kebijakan suku bunga, perubahan inflasi dan kurs rupiah.

Perumusan Masalah
Dalam penelitian ini penulis mencoba merumuskan persoalan dalam bentuk pertanyaan:
1.  Bagaimanakah pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap cadangan primer Bank Mandiri ?
2.  Bagaimanakah pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri ?
3.  Bagaimanakah pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri ?
4.  Bagaimanakah pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri ?

Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk:
1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap cadangan primer Bank Mandiri.
2. Untuk mengetahui dan menganalisis  pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat,Inggris, dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri.
3. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPYterhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.
4. Untuk mengetahui dan menganalisis  pengaruh suku bunga riil Indonesia,
Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.

Kegunaan Penelitian
Penelitian yang penulis lakukan ini mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi penulis sendiri, maupun bagi para pembaca atau pihak-pihak lain yang berkepentingan. 
1.  Manfaat akademis
Penelitian ini erat hubungannya dengan mata kuliah Manajemen Dana Bank, Manajemen Perkreditan, Keuangan Internasional, Institusi Depositori dan Pasar Modal, sehingga dengan melakukan penelitian ini diharapkan penulis dan semua pihak yang berkepentingan dapat lebih memahaminya.
2.  Manfaat dalam implementasi atau praktik.
Penelitian ini memfokuskan kepada Bank Mandiri sebagai objek penelitian, sehingga diharapkan para pengambil kebijakan dalam Bank Mandiri maupun pihak-pihak lain yang berkepentingan dapat menggunakan hasil penelitian ini sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Batasan Masalah
Mengingat begitu luasnya ruang lingkup pada penelitian ini, maka penulis membatasi permasalahan tersebut pada:
1.  Mengingat banyaknya jumlah bank di Indonesia, maka penulis dalam penelitiaan ini hanya menggunakan aktiva pada Bank Mandiri sebagai bahan penelitian.
2.  Aktiva suatu bank terdiri dari beberapa pos, sehingga penulis akan mengelompokan pos-pos pada aktiva tersebut berdasarkan skala prioritas penggunaan dana, yaitu:
a.  Cadangan primer; terdiri dari kas, penempatan pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan penempatan pada lain.
b.  Cadangan sekunder; terdiri dari surat berharga yang dimiliki, dan obligasi pemerintah.
c.  Kredit untuk nasabah; terdiri dari kredit yang diberikan.
d.  Investasi untuk pendapatan; terdiri dari penyertaan.
Dalam penelitian ini penulis hanya memfokuskan pembahasan pada cadangan primer dan kredit untuk nasabah.
3.  Sesuatu hal yang tidak mungkin penulis lakukan untuk memasukan semua data suku bunga, inflasi, dan kurs rupiah terhadap semua negara, maka dalam penelitiaan ini penulis membatasinya dengan menggunakan data suku bunga, inflasi, dan kurs rupiah terhadap negara Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.  
4.  Data penelitiaan yang digunakan adalah data per-triwulan dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2008, diawali dari triwulan IV tahun 2000 sampai dengan triwulan II tahun 2008. 
5.  Data yang diteliti seluruhnya merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan bulanan, triwulan, dan tahunan Bank Indonesia. Data yang dikumpulkan berupa data runtun waktu (time series).
6.  Alat bantu yang digunakan untuk menganalisa data statistik agar dapat diolah, ditampilkan, dan dimanipulasi sehingga dapat menyajikan suatu informasi dalam penelitian ini menggunakan peranti lunak atau software SPSS dan EView 

C. TINJAUAN PUSTAKA

Neraca Bank
Penulis mengutip dari suplemen kuliah  Institusi Depositori dan Pasar Modal oleh Soedijono yang menguraikan bahwa untuk memenuhi ketentuan hukum, sarana pengambilan keputusan manajerial, dan sarana kegiatan perencanaan dan pengawasan, semua badan usaha menyelenggarakan sistem akuntansi yang menghasilkan laporan keuangan, minimal terdiri dari neraca dan laporan rugi laba. Neraca sebuah bank dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu aktiva dan pasiva. Selanjutnya pasiva sebuah bank terdiri dari utang dan modal.  Inflasi dan Kurs
Beberapa pengertian inflasi yang penulis kutip dari berbagai sumber,
diantaranya adalah:
1.  Menurut artikel Pengertian Inflasi, Stagnasi & Stagflasi Serta Dampak Sosial  Inflasi dari Organisasi.Org, Inflasi adalah suatu keadaan di mana harga barang-barang secara umum mengalami kenaikan dan berlangsung dalam waktu yang lama dan terus-menerus. 
2.  Menurut Wikipedia, inflation is a rise in  the general level of prices of goods and services in an economy over a period of time.
3.  Menurut Investopedia, the rate at which the general level of prices for goods and services is rising, and, subsequently, purchasing power is falling. Bank Indonesia dan Inflasi serta Kurs Rupiah Sesuai dengan UU No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah diubah dengan UU No. 3 Tahun 2004 tujuan Bank Indonesia adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah (Pasal 7). Amanat ini memberikan kejelasan peran bank sentral dalam perekonomian, sehingga dalam pelaksanaan tugasnya Bank Indonesia dapat lebih fokus dalam pencapaian "single objective"-nya. Kestabilan nilai rupiah tercermin dari tingkat inflasi dan nilai tukar yang terjadi. Tingkat inflasi tercermin dari naiknya harga barang-barang secara umum. Faktor-faktor yang mempengaruhi inflasi dapat dibagi menjadi 2 macam, yaitu tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan dan dari sisi penawaran. Dalam hal ini, BI hanya memiliki kemampuan untuk mempengaruhi tekanan inflasi yang berasal dari sisi permintaan. Karena itu, untuk dapat mencapai dan menjaga tingkat inflasi yang rendah dan stabil, diperlukan adanya kerjasama dan komitmen dari seluruh pelaku ekonomi, baik pemerintah maupun swasta. 

Suku Bunga
Beberapa pengertian tentang suku bunga, diantaranya adalah:
1.  Menurut Djaslim Saladin,  Konsep Dasar Ekonomi Dan Lembaga, menguraikan pendapat David Ricardo yang berpendapat bunga adalah jika memang banyak yang dapat dilakukan dengan mengunakannya, banyak pula yang diberikan dengan mengunakannya. Sedangkan Bohm Bawaer mengangap bahwa bunga itu timbul karena orang lebih menyukai barang di masa datang, dan menganggap bunga adalah diskonto yang harus dibayarkan. Bunga ditentukan oleh penyediaan dan permintaan akan dana yang dipinjam.
2.  Menurut Manuharawati dan Rudianto Artiono dalam Matematika Keuangan, bunga adalah suatu jasa yang berbentuk uang yang diberikan oleh seorang peminjam atau pembeli terhadap orang yang meminjamkan modal atau penjual atas persetujuan bersama. 
3.  Menurut M. Farid M dalam tesisnya menguraikan bahwa dalam literatur ekonomi, yang dimaksud dengan suku bunga adalah ‘harga’ yang terjadi dipasar uang dan modal. Harga disini adalah harga dari penggunaan uang untuk jangka waktu yang ditentukan bersama. 
4.  Menurut Nopirin dalam bukunya  pengantar ilmu ekonomi makro-mikro
menguraikan bahwa dalam pengertian sempit, kaum klasik berpendapat bahwa suku bunga merupakan hasil interaksi antara tabungan dan investasi. Definisi kaum klasik tersebut hanya mencakup aktivitas fiskal. Berbeda dengan pengertian suku bunga yang dikemukakan oleh John Maynard Keynes, bahwa suku bunga ditentukan oleh penawaran dan permintaan terhadap uang. 

D. PERUMUSAN HIPOTESA
Berdasakan tinjauan pustaka atau kerangka pemikiran diatas, maka penulis mencoba untuk merumuskan hipotesis yang akan diuji kebenarannya, apakah hasil penelitian akan menerima atau menolak hipotesis tersebut, sebagai berikut:
H01: Tidak ada pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap cadangan primer Bank Mandiri.
H02:  Tidak ada pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap cadangan primer Bank Mandiri.
H03:  Tidak ada pengaruh nilai tukar rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.
H04:  Tidak ada pengaruh suku bunga riil Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang terhadap kredit untuk nasabah Bank Mandiri.

E. METODOLOGI PENELITIAN
Data Penelitian
1. Sumber Data 
Data yang diteliti diperoleh dari Laporan Tahunan Bank Indonesia (LTBI), laporan triwulanan Perkembangan Ekonomi Keuangan dan Kerjasama Internasional (PEKKI) Bank Indonesia, dan Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan Neraca PT. BANK MANDIRI (PERSERO), TBK. 
2. Jenis Data
a.  Aktiva Bank Mandiri
Pos-pos pada aktiva Bank Mandiri merupakan variabel terikat dan dikelompokan
berdasarkan skala prioritas penggunaan dana, yaitu:
1.  Cadangan primer, terdiri dari kas, penempatan pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, dan penempatan pada bank lain.
2.  Cadangan sekunder, terdiri dari surat berharga yang dimiliki, dan obligasi pemerintah.
3.  Kredit untuk nasabah, terdiri dari kredit yang diberikan,
4.  Investasi untuk pendapatan, terdiri dari penyertaan. 
Dalam hal penelitian ini, penulis hanya fokus kepada cadangan primer dan kredit untuk nasabah.
b.  Kurs rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY
Kurs rupiah terhadap USD, GBP, dan JPY merupakan variabel bebas. USD dan GDP merupakan nilai tukar 1 mata uang Amerika Serikat dan Inggris terhadap rupiah, sedangkan JPY merupakan nilai tukar 100 mata uang Jepang terhadap rupiah.
c.  Suku bunga dan inflasi di Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang.
Suku bunga yang dikeluarkan oleh bank sentral masing-masing negara akan dikurangi dengan inflasi pada masing-masing negara sehingga diperoleh suku bunga riil. Suku bunga riil di Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang merupakan variabel bebas.
3. Tipe Data
Data yang diteliti merupakan data sekunder yang dikumpulkan berupa data runtun waktu (time series). Data-data tersebut diterbitkan secara berkala oleh Bank Indonesia dalam bentuk buletin dan laporan triwulan atau tahunan, dengan demikian keabsahan data tersebut merupakan tanggung jawab lembaga tersebut. 
Objek Penelitian
Objek penelitian dalam penulisan ini adalah Bank Mandiri.
Periode Penelitian
Data yang digunakan merupakan data triwulanan dari triwulan IV 2000 sampai dengan triwulan II 2008.


Alat Yang Digunakan
Alat bantu yang digunakan untuk mencari keterkaitan diantara variabel-variabel tersebut diatas adalah peranti lunak atau software EViews 5.0 dan SPSS 13.0 for windows. EViews dan SPSS merupakan peranti lunak atau software yang berbasis windows yang digunakan untuk menganalisa data statistik agar dapat diolah, ditampilkan, dan dimanipulasi sehingga dapat menyajikan suatu informasi sesuai kehendak pengguna. Angka 5.0 dan 13.0 merupakan nomor versi dari EViews dan SPSS.

Model Analisis
Untuk mencari keterkaitan antara variabel yang tercakup dalam penelitian ini, penulis menggunakan analisis regresi linier  dengan metode kuadrat terkecil. Analisis regresi bertujuan untuk mengetahui koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan koefisien regresi. Selanjutnya penulis melakukan pengujian hipotesi yaitu pengujian hipotesis secara parsial menggunakan t test dan pengujian hipotesis secara simultan menggunakan F test. 

Didalam persamaan regresi linier terdapat perbedaan antara Y hasil observasi  yang diperoleh dari data sampel dengan  nilai Y sebenarnya, perbedaan inilah yang disebut dengan kesalahan pengganggu atau error atau residual. Semakin kecil nilai kesalahn pengganggu semakin valid nilai Y hasil observasi untuk meramalkan nilai Y populasi. Beberapa buku melambangkan kesalahan penggangu dengan U dan ada juga dengan  ε. Dengan adanya kesalahan pengganggu tersebut, maka terdapat beberapa asumsi dalam analisis regresi dengan metode kuadrat terkecil, sehingga estimasi yang dihasilkan bersifat BLUE. Asumsi-asumsi tersebut diantaranya adalah asumsi normalitas, asumsi autokorelasi, asumsi homokedastiditas, dan asumsi multikolinieritas.

F. RENCANA BIAYA PENELITIAN
Penelitian ini merupakan penelitian karya ilmiah untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar sarjana pada universitas gunadarma, maka semua biaya penelitian ditanggung oleh penulis.

G. JADWAL WAKTU PENELITIAN
1. Minggu I: Persiapan.
2. Minggu II – IV: Pengumpulan data, pengolahan dan analisis data secara garis besar.
3.Minggu V – IX: Penyusunan laporan draf, mulai dari BAB I sampai dengan BAB V
4. Minggu X - XII: Laporan akhir

H. DAFTAR PUSTAKA
1.  Jhon Hendri. 2009. “Pengaruh Nilai Tukar Rupiah Dan Suku Bunga Riil Terhadap
Cadangan Primer Dan Kredit Untuk Nasabah Bank Mandiri”. Tesis Universitas
Gunadarma. Jakarta.